2013/01/31

antara CINTA dan BENCI


ada yang bilang terlalu membenci seseorang bisa membuat jadi cinta.
begitu pun sebaliknya, terlalu mencintai seseorang bisa membuat jadi benci.
apa itu takdir ??

tentu saja tidak !
semua itu masuk akal..

ketika kita membenci atau mencintai seseorang,
pasti kita menjadi lebih intens untuk mencari tahu lebih banyak tentang orang tersebut..
tanpa kita sadar semua itu terjadi secara reflek..
tanpa bisa kita pungkiri, kita memberikan perhatian lebih untuknya..

dari segi hasil jelas berbeda antara orang yang membenci dengan orang yang mencintai..
saat seseorang membenci orang lain dan mulai mencari tahu tentang orang yang dia benci,
orang itu akan merasa puas saat mendapati keburukan dan kesalahan yang orang itu buat..

sedangkan bagi orang yang terlalu mencintai, saat ia mendapati hal yang sesuai dengan apa yang ia pikirkan, maka akan semakin besar rasa cinta pada orang tersebut..

namun apabila keduanya mendapati kenyataan bahwa penilaian mereka terhadap orang tersebut salah maka keadaan akan berubah drastis..

orang yang terlalu membenci akan berubah menjadi rasa kagum dan orang yang terlalu mencintai akan berubah menjadi ilfeel..

itu lah mengapa kita tidak boleh menilai orang lain hanya dari penampilannya saja..
kita juga jangan terlalu membenci atau mencintai seseorang..

0 komentar:

Pasang Emoticon !

Posting Komentar